Penanaman Budaya Anti Kekerasan Sejak Dini Melalui Kearifan Lokal Permainan Tradisional Pada Pendidikan Anak

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Masa golden age merupakan masa yang sangat penting di dalam proses pembentukkan karakter anak karena dimasa ini anak mengalami masa yang disebut dengan imitasi atau meniru perilaku apa yang dia lihat, dengar, dan alami. Institusi pendidikan dan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pembentukkan karakter anak dengan mengajarkan karakter-karakter positif kepada anak. Salah satu media yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana pembentukkan karakter positif anak adalah permainan tradisional yang didalamnya terkandung nilai-nilai karakter positif seperti kejujuran, kerjasama, toleransi, anti kekerasan, kreatifitas dan lain sebagainya. 
 
Penelitian Penanaman Budaya Anti Kekerasan Melalui Kearifan Lokal Permainan Tradisional Pada Pendidikan Anak yang mencoba untuk menggali potensi kearifan lokal dalam permainan tradisional yang dapat dimanfaatkan di satuan pendidikan anak usia dini dan satuan pendidikan dasar untuk menanamkan budaya anti kekerasan sangat penting untuk dilakukan mengingat pada zaman globalisasi ini banyak sekali tayangan-tayangan kekerasan yang disajikan oleh media televisi yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi perilaku anak. Dalam rangka mewujudkan salah satu Nawa Cita Presiden Joko Widodo sudah seyogyanya pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pendidikan untuk memanfaatkan Permainan Tradisional melalui Pembentukan regulasi ditingkat daerah untuk memasukkan muatan lokal permainan tradisional disamping bahasa daerah dan bahasa Inggris sebagai acuan bagi satuan pendidikan anak usia dini dan satuan pendidikan dasar untuk mengajarkan permainan tradisional dalam rangka pembentukkan karakter positif anak.

Review


Form Review