PENCEGAHAN PEREDARAN NARKOBA DI LAPAS DAN RUTAN

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Peredaran narkoba di Lapas dan Rutan sudah sangat marak, dan upaya pencegahan perlu segera dilakukan dengan landasan hukum yang kuat. Penelitian ini membedah "Pencegahan Peredaran Narkoba di Lapas dan Rutan Ditinjau Dari Perspektif Hukum." Penelitian ini akan dilakukan di 14 (empat belas) lokasi yakni Lapas Kelas I Cipinang, Rutan Kelas I Cipinang, Lapas Kelas I Tangerang, Rutan Kelas I Tangerang, Lapas Kelas II A Denpasar, Lapas Kelas II B Karangasem, Lapas Kelas II B Singaraja, Lapas Kelas II B Tabanan, Lapas Narkotika Kelas II A Bangli, Lapas Pembinaan Khusus Anak Kelas II Gianyar, Rutan Kelas II B Bangli, Rutan Kelas II B Gianyar, Rutan Kelas II B Klungkung, Rutan Kelas II B Negara. Pencegahan peredaran narkoba di Lapas dan Rutan ditinjau dari perspektif hukum masih terbentur pada 3 hal, pertama, terbentur pada legal structure yakni belum terpenuhinya alat pendeteksi logam (metal detector), CCTV, anjing pelacak, ruang sterilisasi, profesionalitas SDM, pemeriksaan pengunjung, kerjasma, pemeriksaan narapidana asimilasi, pemeriksaan warga binaan pemasyarakatan, pemeriksaan toko/warung, dan penghargaan. Kedua, terbentur pada legal culture berupa sikap pengunjung yang masih berupaya untuk mengedarkan narkoba. Ketiga, terbentur pada legal substance karena belum ada landasan hukum yang kuat, yakni belum ada Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tentang Pencegahan Peredaran Narkoba di Lapas dan Rutan. 

Form Review