PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Pemberian reward dan punishment terhadap kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia belum berimbang antara implementasi dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemberian reward atas prestasi kerja selama ini hanya berupa Piagam, Sertifikat dan Plakat, sehingga belum berpengaruh pada pengembangan karier pegawai, seharusnya berdasarkan Peraturan Undang-undang No.5 Tahun 2014 pasal 82 tentang ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah berupa tanda kehormatan, kenaikan pangkat istimewa, kesempatan prioritas untuk pengembangan kompetensi dan atau kesempatan menghadiri acara resmi atau acara kenegaraan. Kajian ini memberikan gambaran bahwa pemberian punishment atau hukuman disiplin belum memberikan efek jera yang berdampak pada kinerja pegawai. Kemenkumham perlu menyusun indikator pelaksanaan pengaruh reward dan punishment, untuk membuat kebijakan terkait pemberian reward dan punishment yang berdampak pada kesejahteraan pegawai, sesuai dengan amanat UU No.5 Tahun 2014, tentang Aparatur Sipil Negara. Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk pengendalian terhadap proses penyelesaian hukuman disiplin bagi pegawai secara berjenjang sesuai dengan pasal 32 UU No. 5 Tahun 2014.

Review


Form Review