Anda sedang berada di: » Penelitian » optimalisasi pemenuhan hak korban kekerasan terhadap perempuan melalui pusat pelayanan terpadu
BUKU TERBARU
PENGUNJUNG

Pengunjung hari ini : 202
Total pengunjung : 125127


Kategori: Penelitian
Tahun : 2015
Optimalisasi Pemenuhan Hak Korban Kekerasan Terhadap Perempuan Melalui Pusat Pelayanan Terpadu

Tindakan kekerasan terhadap perempuan terjadi dalam berbagai bentuk dalam keseharian pada semua masyarakat. Negara mempunyai komitmen menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan namun belum dilakukan secara sistematis. Meskipun angka tindak kekerasan terhadap perempuan nyaris selalu angka gelap (dark number) atau hanya tampak puncaknya serupa gunung es di lautan, akan tetapi secara metodologis tercatat, data kasus yang ditangani oleh lembaga pengada layanan (hukum, medik, psikologi, dan sosial) memperlihatkan semakin banyak korban kekerasan dari berbagai kalangan sosial-ekonomi serta latat-belakang yang membutuhkan layanan.

Konsep P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpodu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) sebenarnya adalah PPT (Pusat Pelayanan Terpadu) berjejaring yang berbasis masyarakat walaupun anggarannya didukung oleh APBD. Hal ini dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam upaya mendorong keberlanjutan lembaga ini agar tidak mati karena tidak ada anggaran. Sebenarnya lembaaa layanan seperti PPT atau P2TP2A mampu menjawab permasalahan terkait perempuan tetapi lembaga tersebut belum berfungsi sebagaimana diharapkan dan penanganan perempuan korban kekerasan belum dialukan secara terpadu karena instansi atau lembaga layanan bekerja menurut tugas pokok dan fungsi masing-masing sehingga upaya membangun dan memelihara sinergitas kerja antar lembaga belum terjalin dengan baik. Seperti halnya penanganan korban kekerasan di rumah sakit belum terpadu dan bersifat seperti layanan pasien umum lainnya. Hal ini karena keterbatasan sarana dan prasarana walaupun hanya dibedakan ruangan saja. Begitu juga Unit Pelayanan Perempuan dan Anak belum juga memberikan rasa aman kepada perempuan dan anak baik dalam upaya perlindungan maupun pengungkapan kasus.

Share on :
Dibaca : 125 kali
Komentar :


    Isi Komentar :

Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

  Login  Register

Buku Lainnya
Tahun : 2013
Tahun : 2016
Tahun : 2014
Tahun : 2012