Anda sedang berada di: » Meta Analisis Hukum » studi meta analisis hubungan jumlah organisasi bantuan hukum dan aksesibilitas bantuan hukum kepada masyarakat miskin
BUKU TERBARU
PENGUNJUNG

Pengunjung hari ini : 186
Total pengunjung : 116778


Tahun : 2016
STUDI META ANALISIS HUBUNGAN JUMLAH ORGANISASI BANTUAN HUKUM DAN AKSESIBILITAS BANTUAN HUKUM KEPADA MASYARAKAT MISKIN
Studi ini menarik sintesis bahwa kurangnya organisasi pemberi bantuan hukum berpengaruh langsung terhadap akses bantuan hukum bagi masyarakat miskin. Selain itu faktor pemahaman terhadap Peraturan Perundang-undangan dalam bidang bantuan hukum juga turut berpengaruh terhadap koordinasi pelayanan bantuan hukum. Di sisi lain, fasilitasi dalam bentuk dukungan dana bagi organisasi bantuan hukum juga menyimpan persoalan bagi efektivitas pelaksanaan bantuan hukum mengingat perbandinngan dukungan dana dengan kebutuhan dalam pemberian bantuan hukum yang tidak sebanding. Dalam upaya meningkatkan kualitas pemberian bantuan hukum bagi masyarakat miskin, maka studi ini mengajukan beberapa rekomendasi: Kementerian Hukum dan HAM RI perlu meningkatkan koordinasi melalui forum dilkumjakpol (Pengadilan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan dan Kepolisian dalam menyelaraskan pemahaman tentang implementasi bantuan hukum; Kementerian Hukum dan HAM RI perlu meninjau kembali penerapan besaran dana bantuan hukum dengan mempertimbangkan besaran dana secara proporsional sesuai dengan kebutuhan masing-masing memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke tingkat desa/kelurahan, Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan perlu melakukan pendataan tahanan miskin agar data tersebut dapat digunakan secara langsung oleh BPHN sebagai penyelenggara bantuan hukum.
Share on :
Dibaca : 61 kali
Komentar :


    Isi Komentar :

Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

  Login  Register

Buku Lainnya
Tahun : 2016
Tahun : 2015
Tahun : 2015
Tahun : 2016