EKSISTENSI DAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TUGAS BALAI HARTA PENINGGALAN DI INDONESIA

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Balai Harta Peninggalan adalah unit pelaksanaan teknis instansi pemerintah yang secara sruktural berada
di bawah Direktorat Perdata Direktorat Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia. Kedudukan Balai Harta Peninggalan sangat penting dalam sistem hukum
keperdataan Indonesia tetapi belum dikenal masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana
efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas Balai Harta Peninggalan dan bagaimana persepsi penegak hukum.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis, memakai data primer dan sekunder
yang dikumpulkan melalui penelusuran literatur dan pengumpulan data lapangan, kemudian dianalisis dengan
pendekatan interdisipliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas Balai Harta Peninggalan berdasarkan
penetapan Pengadilan Negeri, laporan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Notaris. Artinya pelaksanaan
tugas-tugas dimaksud sangat bergantung kepada instansi terkait. Sebagai institusi yang banyak disebutkan
dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Balai Harta Peninggalan masih sangat diperlukan sampai saat
ini. Terutama kedudukan sebagai kurator dalam masalah kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran
utang. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia perlu segera mendorong disahkannya Rancangan
Undang-undang Balai Harta Peninggalan, sosialisasi secara berkala dan mengundang instansi terkait untuk
lebih memperkenalkan Balai Harta Peninggalan dan tugas-tugasnya.
Kata Kunci: Eksistensi, Efektivitas, Balai Harta Peninggalan, Indonesia