KEDUDUKAN KEARIFAN LOKAL DALAM PENATAAN RUANG PROVINSI BALI

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Kearifan lokal merupakan perwujudan implementasi artikulasi dan pengejawantahan serta bentuk pengetahuan
tradisional yang dipahami oleh manusia atau masyarakat yang berinteraksi dengan alam sekitarnya. Kuatnya
kebudayaan adat provinsi Bali, membuat pulau dewata menjadi salah satu tujuan wisata lokal maupun
internasional, namun tidak terelakan bahwa penataan ruang menjadi penting ketika segala rencana penataan
ruang dan daerah harus mengakomodir kearifan lokal masyarakat Bali. Bahwa ciri Khas dan keunikan yang
terdapat dalam kearifan lokal provinsi Bali menjadikan sebuah kekuatan tersendiri untuk menarik wisatawan
baik dalam maupun luar negeri. Permasalahan dalam tulisan ini adalah bagaimanakah kedudukan kearifan
lokal dalam proses rancangan penataan ruang di Provinsi Bali.Metode yang digunakan adalah kombinasi antara
metode penelitian hukum normatif dan empirik-sosiologis,selain itu dilakukan juga pencarian data secara
langsung di lapangan dengan mengamati proses serta gejala yang terjadi terkait kedudukan kearifan lokal
dalam penataan ruang di Provinsi Bali. Untuk dapat memperkuat kedudukan kearifan lokal dalam penataan
ruang Provinsi Bali diperlukan pembinaan oleh pemerintah yang beranggotakan dari elemen masyarakat
seperti ketua adat, tokoh agama dan pemerhati lingkungan yang dengan melalui proses pengamodiran kearifan
lokal sebagai aset masyarakat Provinsi Bali dengan cara pelibatan masyarakat adat, tokoh adat melalui FGD.
Kata kunci: Kedudukan Kearifan Lokal, Penataan Ruang, Bali