KEPASTIAN HUKUM BAGI PENGGUNA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA: STUDI KASUS DI PROVINSI JAWA TIMUR

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Penyalahguna narkotika tidak menutup kemungkinan dapat diancam dengan ancaman pidana
penjara namun dalam peraturan masih terdapat cara yang lebih efektif. Penelitian ini
bertujuan untuk pertama, mengetahui sejauhmana pidana kurungan dan program rehabilitasi
dapat memberikan kepastian hukum terhadap pengguna; dan kedua, mengetahui alternatif
penanganan yang diberikan kepada pengguna. Metode penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif yang dilihat dari aspek hukum. Hasil analisis: pertama, terdapat polemik tentang
kepastian hukum terhadap sanksi pidana kurungan atau program rehabilitasi pada UndangUndang tentang Narkotika. Kedua, sanksi tindakan rehabilitasi masih tepat bagi pengguna,
namun diperlukan pengawasan yang serius agar pengguna penyalahguna mendapatkan
haknya sesuai dengan prinsip kepastian hukum. Saran yang diberikan adalah pertama, dari
jalur regulasi sebaiknya dipertegas bahwa hukuman bagi pengguna adalah rehabilitasi
berdasarkan bukti-bukti yang jelas; kedua, keterpaduan pola pikir yang sama antara Aparat
Penegak Hukum dalam memandang pengguna penyalahgunaan narkotika dimana jangan lagi
diposisikan sebagai pelaku tindak pidana namun sebagai korban yang membutuhkan tindakan
untuk penyembuhan.
Kata Kunci: Kepastian Hukum, Pengguna, Penyalahgunaan Narkotika