MODEL PENGANGKATAN JABATAN PIMPINAN TINGGI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PERSPEKTIF UU NOMOR 5 TAHUN 2014

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Dalam penyelenggaraan pemerintahan diperlukan dukungan pegawai ASN yang profesional. Profesionalisme
ASN tentunya dapat memberikan kontribusi secara positif bagi birokrasi pemerintahan. Untuk menciptakan
sumber daya aparatur yang profesional perlu dilakukan reformasi birokrasi dibindang manajemen ASN. UU
Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN mengamanatkan adanya pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi ASN
berbasis merit yang diawasi lembaga independen (Komisi Aparatur Sipil Negara) KASN. Permasalahan
penelitian, bagaimanakah model pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Aparatur Sipil Negara? Tujuannya
penelitian ini adalah menganalisis model pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Aparatur Sipil Negara.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian digali dengan teknik studi
pustaka (literature). Lokasi penelitian di DPR RI (Komisi II), Kementerian RAN RB, dan BKN. Analisis
data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan
sistem pengangkatan JPT ASN dilakukan dengan sistem merit melalui seleksi terbuka mulai dari seleksi
administrasi, seleksi kompetensi, tes wawancara, penelusuran rekam jejak, serta tes kesehatan dan psikologi
yang menghasilkan 3 (tiga) kualifikasi untuk ditetapkan 1 (satu) JPT oleh Pejabat Pembina Kepegawaian.
Kata kunci: Jabatan Pimpinan Tinggi, Pengangkatan Jabatan