PELAKSANAAN DAN PERLINDUNGAN AKSES HAK PEKERJA WANITA DI INDONESIA: TELAAH UNDANG-UNDANG NO 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN ATAS KONVENSI ILO

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Meskipun Indonesia sudah meratifikasi konvensi-konvensi International Labor Organization (ILO) yang
mengatur tentang keseteraan gender, namun faktanya masih banyak berbagai pelanggaran-pelanggaran yang
berkaitan dengan konvensi tersebut. Tahun 2016 yang menyebutkan bahwa buruh perempuan di berbagai
daerah di Indonesia masih mengalami diskriminasi. Bentuk diskriminasi mulai dari kesenjangan hak kerja,
hingga pelecehan seksual. Permasalahan yang akan dibahas oleh peneliti adalah bagaimana pelaksanaan
dan perlindungan akses hak pekerja wanita berdasarkan Konvensi ILO dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan? Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif. Pendekatan
yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pada dasarnya hak-hak pekerja wanita sebagaimana mengacu pada Konvensi ILO terdiri dari kesetaraan
upah, diskriminasi dalam pekerjaan dan jabatan, perlindungan kehamilan dan pekerja dengan tanggung jawab
keluarga. Hak-hak tersebut juga telah diatur dan termuat dalam hukum Indonesia yakni dalam UU No.13
tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Namun dalam praktiknya, masih terdapat beberapa hak pekerja wanita
yang belum terpenuhi di berbagai perusahaan Indonesia, seperti hak reproduktif, hak cuti melahirkan, hak
perlindungan dari kekerasan seksual serta terjadinya diskriminasi upah, jabatan, dan diskriminasi tunjangan.
Sehingga dalam rangka untuk memenuhi hak-hak pekerja wanita, pemerintah Indonesia melakukan berbagai
wujud nyata sebagai bentuk Implementasi dari Konvensi ILO di Indonesia.
Kata Kunci: pekerja wanita; konvensi ILO; perlindungan.