PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM RANGKA MENDUKUNG REVITALISASI PENYELENGGARAAN PEMASYARAKATAN

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Penelitian ini membahas tentang revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan khususnya tentang peran Pembimbing Kemasyarakatan. Pembimbing Kemasyarakatan mempunyai peran sangat strategis dalam revitalisasi pemasyarakatan dari fase pra adjudikasi, adjudikasi maupun fase pasca-adjudikasi. Core bisnis Pembimbing Kemasyarakatan adalah penelitian kemasyarakatan, pendampingan, pembimbingan, pengawasan dan tim pengamat pemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan (mix-method) yaitu kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari data primer yang diperoleh dari responden dengan menggunakan kuesioner melalui google form, wawancara dengan informan serta data sekunder yang berupa buku, jurnal, peraturan-perundangan, teori, dan literatur lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tersebut belum dapat berjalan dengan optimal karena terkait 2 hal yaitu pertama: permasalahan intensifikasi dan ekstensifikasi. Isu intensifikasi terkait bobot kapasitas dan kompetensi serta skill Pembimbing Kemasyarakatan yang perlu ditingkatkan. Bobot ekstensifikasi yaitu tentang jumlah, rasio jumlah klien dengan ketersediaan Pembimbing Kemasyarakatan, dukungan anggaran, sarana prasarana yang memadai untuk menjalankan revitalisasi pemasyarakatan. Kedua adalah kendala yaitu perbedaan persepsi regulasi/aturan antar unit pelaksana teknis pemasyarakatan terkait tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan, sumber daya manusia perlu ditingkatkan baik kapasitas, kuantitas maupun kualitas dan anggaran yang kurang memadai menjadi faktor yang mempengaruhi optimalnya tugas dan fungsi pembimbing kemasyarakatan. Kata kunci : revitalisasi pemasyarakatan; pembimbing kemasyarakatan; litmas