PERLINDUNGAN HAK PENGGUNA LAYANAN PINJAMAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA (Protection of the Rights of Online Loan Customers from a Human Rights Perspective)

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan pinjaman online saat ini serta mengetahui
perlindungan terhadap hak pengguna layanan pinjaman online dalam perspektif HAM. Metode
penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa
pengaturan dan pengawasan terhadap pinjaman online telah dilakukan melalui Otoritas Jasa
Keuangan. Akan tetapi belum terdapat regulasi tentang financial teknology yang memberikan sanksi
terhadap penyelenggara pinjaman online ilegal. Pelanggaran HAM terjadi karena kompleksitas antara
kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai mekanisme pinjaman online serta belum terdapat
regulasi khusus yang mengatur Financial Technology termasuk juga perlindungan terhadap
penyalahgunaan data pribadi yang merupakan suatu mekanisme administratif dalam melakukan
transaksi Financial Technology. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Perlindungan terhadap hak
para pengguna layanan pinjaman online masih belum optimal. Kondisi tersebut perlu mendapat
perhatian mengingat pengguna layanan memiliki hak dasar yang perlu mendapatkan perlindungan,
baik sebagai konsumen maupun sebagai manusia yang sudah memiliki hak dasar sejak dilahirkan.
Dengan demikian perlu adanya sosialisasi mengenai pinjaman online, penyusunan Undang-Undang
Financial Technology sebagai dasar hukum dalam melakukan penindakan terhadap pinjaman online
illegal dan penetapan Undang-Undang tentang Perlindungan Data Pribadi.
Kata Kunci: pinjaman online ilegal, hak pengguna, perlindungan ham.