PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENGGUNA INTERNET TERHADAP KONTEN WEB UMPAN KLIK DI MEDIA ONLINE

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Internet telah menciptakan peluang, tatangan serta mempengaruhi perubahan kultur digital di Indonesia.
Berdasarkan penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika
di tahun 2017 diketahui bahwa 72,13% masyarakat Indonesia merupakan pengguna perangkat TIK, namun
rendahnya tingkat literasi dan kebiasaan malas membaca mempermudah orang Indonesia terkena umpan klik.
Metode yang digunakan adalah metode yuridis normatif, penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil
yang diperoleh dari penelitian ini yaitu pertama, belum terdapat aturan yang secara khusus mengatur clickbait.
Clickbait headline saat ini banyak digunakan di dunia jurnalistik, dan artikel ini dianggap sebagai artikel
yang tidak melanggar hukum jika hanya mendasarkan aktivitas nya pada judul yang melebih-lebihkan semata,
namun artikel clickbait akan dianggap illegal jika mengandung illegal content seperti penghinaan, pencemaran
nama baik, pelanggaran kesusilaan, berita bohong, perjudian, pemerasan, pengancaman, penipuan yang dapat
merugikan konsumen, provokasi yang menimbulkan rasa kebencian terhadap suku, agama, ras dan antar
golongan (SARA), meningkatkan permusuhan antar individu, mengandung ancaman kekerasan atau menakutnakuti secara pribadi. Kedua, cara mengurangi artikel click bait melalui pendidikan, meningkatkan literasi
masyarakat, pembelajaran tenik konsumsi berita kritis, atau dapat ditempuh melalui jalur hukum baik perdata
ataupun pidana.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum; clickbait; media online