PERSPEKTIF FEMINISME DALAM MEMAHAMI PERMASALAHAN HAK ASASI MANUSIA KELOMPOK QUEER DI KOTA SEMARANG, INDONESIA (Feminism Perspective in Understanding Human Rights Issues of Queer Group in Semarang City, Indonesia)

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
ABSTRAK

Hak Asasi Manusia seharusnya merupakan konsep yang dijunjung tinggi oleh negara dengan
sistem demokrasi, salah satunya adalah sexual rights. Oleh karena itu, penegakan HAM bagi
kelompok minoritas seksual juga harus menjadi perhatian pemerintah demokratis, termasuk
pelindungan kelompok minoritas seksual queer. Kelompok queer ini sejatinya sudah ada dan
berkembang dalam budaya asli Indonesia seperti pembagian gender suku Bugis yakni Calalai,
Calabai, dan Bissu. Meskipun demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa penindasan dan
diskriminasi terhadap kelompok queer masih marak terjadi. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terarah (guided interview)
dengan LSM Rumah Pelangi Semarang. Data-data yang terkumpul tersebut kemudian dianalisis
menggunakan teori feminisme, gender, dan queer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan aktor
serta bentuk penindasan terhadap kelompok queer di Indonesia, serta adanya ambiguitas dan distorsi
dalam pemahaman seksualitas pada masyarakat Indonesia yang terhegemoni sistem patriarki,
menjadi penyebab terjadinya diskriminasi ini.
Kata kunci: queer; hak asasi manusia; demokras; gender; feminisme