PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI PELAKU UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Media sosial merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat Indonesia yang tidak dapat dipisahkan lagi seiring
dengan kemajuan zaman. Semua perilaku masyarakat termasuk media sosial diatur oleh hukum. Banyak
masyarakat yang menyalahgunakan media sosial untuk melakukan ujaran kebencian di dunia maya yang
tanpa mereka sadari bahwa perbuatannya adalah pelanggaran hukum. Adapun tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana bagi pelaku ujaran kebencian di media sosial. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang mana hukum melihat
gejala sosial di masyarakat untuk menemukan solusi dari masalah hukum yang ada kemudian dikaitkan dengan
peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian ditemukan banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan
media sosial dengan melakukan ujaran kebencian. Hal ini terjadi karena mereka belum paham terhadap
undang-undang yang ada. Akan tetapi kesalahan maupun kealpaan tetap menjadi tanggung jawab individu
sebagai subyek hukum. Saran yang dapat diajukan adalah pembenahan undang-undang ITE, sosialisasi kepada
masyarakat oleh penegak hukum terkait edukasi dan penegakan hukum serta masyarakat sendiri seyogyanya
lebih cerdas dalam menggunakan media sosial.
Kata kunci: media sosial; ujaran kebencian; pertanggungjawaban pidana