PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
Pengadilan Negeri Sungguminasa melalui putusan nomor 324/Pid.2014/PN.SGM telah menghukum Terdakwa
(FR) karena telah terbukti melakukan delik pencemaran nama baik melalui media sosial dengan pidana
penjara selama 8 (Delapan) bulan. Permasalahan yang timbul adalah bagaimanakah pertimbangan hakim
menjatuhkan putusan terhadap pertanggungjawaban pidana terhadap terdakwa yang telah terbukti melakukan
kasus pencemaran nama baik melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis
normatif. Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pendekatan undang-undang
(statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim nomor 324/Pid.2014/PN.SGM Pengadilan Negeri
Sungguminasa telah mencerminkan putusan yang telah mencerminkan rasa keadilan. Dimana putusan hakim
mampu menggali pertimbangan-perimbangan secara yuridis dan non yuridis, sehingga hakim dalam putusannya
menemukan unsur kesalahan terdakwa terhadap pasal 27 ayat (1) UU ITE yang disangkakan penuntut umum.
Putusan hakim atas kasus ini bahwa hakim mampu menggali nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat dalam
hal ini Adat Bugis-Makassar sebagai Adat yang menjadi falsafah hidup di tempat terjadinya peristiwa pidana.
Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Pencemaran Nama Baik, Media Sosial