RELASI ASPEK SOSIAL DAN BUDAYA DENGAN POLITIK HUKUM PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG DI INDONESIA

Registrasi / Login Untuk Membaca ...
K
Pemilihan kepala daerah di beberapa daerah yang masyarakatnya bersifat homogen maupun heterogen
cenderung memicu konflik sosial. Selain itu, pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara langsung juga
dinilai menghabiskan anggaran yang tidak sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap
keterkaitan Pilkada Langsung dengan aspek sosial budaya masyarakat di daerah dan untuk mengkaji politik
hukum penyelenggaraan Pilkada dimasa depan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah yuridis normatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, adanya keterkaitan pelaksanaan Pilkada Langsung dengan
aspek sosial budaya yang memperlihatkan baik pemerintah dan masyarakat daerah di Indonesia belum siap
untuk melaksanakan Pilkada langsung. Hal ini dikarenakan baik secara struktur, substansi maupun budaya
hukum di pilkada langsung di Indonesia masihlah terdapat banyak kekurangan. Kedua, bahwa politik hukum
penyelenggaraan Pilkada di masa depan dapat dilakukan koreksi karena masih memiliki kekurangan.
Kata kunci: aspek sosial dan budaya; kepala daerah; pilkada